KENAPA HARUS MENWA???

“Setiap organisasi pasti bermanfaat bagi diri sendiri, tapi yang bermanfaat bagi masyarakat lebih-lebih bangsa dan negara tidaklah semuanya”.

“Apa itu Menwa?, Kenapa harus UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) Menwa yang kamu pilih?, Apakah kamu ingin membesarkan otot?, Sekarangkan sudah zaman Reformasi, bukan zaman Orba lagi?.” Itulah rentetan pertanyaan yang sering dilontarkan teman-teman Khibran di Fakultas Hukum Ugm dan di luar fakultas ketika mengetahui bahwa Saya Muhammad Khibran telah ikut bergabung dalam UKM Menwa. Tidak hanya pertanyaan-pertanyaan saja yang teman Khibran lakukan, melainkan berupa ya seperti sindiran-sindaran lah tepatnya. Pada awal masuk semester dua, teman Khibran, Bedjo dan Edo namanya, setiap ketemu pasti bilang “Salam Komando… ho..ho..ho” atau ejekan tentang keikutsertaan Saya dalam Menwa. Teman yang lain juga banyak yang seperti itu, tidak hanya mereka berdua.


Jawaban dari kenapa Khibran memilih UKM Menwa adalah bermula ketika Bapak dan Paman bercerita tentang Menwa pada saat awal Khibran akan memasuki Perguruan Tinggi (UGM). Dan kebetulan pada 28-30 Agustus 2008 ada Gelanggang Expo di Bunderan Ugm yang menampilkan semua UKM yang ada di Universitas terbesar se Asia Tenggara tersebut. Dari cerita Paman tentang Menwa tersebut Khibran langsung mendatangi Gelex dan mencari stan Menwa. Akhirnya Khibran menemukannya dan segera mencari tahu segala sesuatu tentang Menwa. Dari situlah awal ketertarikan Khibran terhadap UKM Menwa.

Menwa (Resimen Mahasiswa) adalah salah satu di antara sejumlah kekuatan sipil untuk mempertahankan kedaulatan NKRI yang lahir dan berkembang di perguruan tinggi sebagai perwujudan Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata), beranggotakan para mahasiswa yang merasa terpanggil untuk membela negeri Indonesia.

Salah satu hal lagi yang membuat Khibran mantap untuk bergabung dengan UKM Menwa adalah nasehat dari ketua KMFH Mas Rokib. Nasehat itu bermula ketika Khibran dengan Mas Rokib sedang berdiskusi di DPR (Dibawah Pohon Rindang) Fakultas Hukum Ugm. Obrolan yang berlangsung sekitar 20 menit tersebut membicarakan tentang organisasi dan unit kegiatan mahasiswa yang berada di Ugm dan sekitarnya. Omongan Mas Rokib yang semakin memantabkan Khibran untuk bergabung dalam Menwa adalah Setiap organisasi pasti bermanfaat bagi diri sendiri, tapi yang bermanfaat bagi umat tidaklah semuanya”.

Dari obrolan tersebut Khibran merenung dan berpikir untuk mencari dan mengikuti Organisasi dan/atau UKM yang dapat bermanfaat bagi diri saya dan masyarakat. Menwa adalah UKM yang pantas Khibran ikuti, karena dari semua kegiatannya bermanfaat bagi masyarakat sekitar dan mempunyai visi dan misi untuk melindungi tanah air Indonesia, itulah pikiran yang melintas pada benak Khibran saat itu.

Untuk melindungi tanah air tidak usah memperdulikan zaman, entah Orba atau sudah Reformasi. Melindungi tanah air itu harus setiap saat dan sepanjang waktu, tidak boleh terhenti karena alasan apanpun.

Itulah rentetan hal yang membuat Khibran semakin mantap melangkah untuk ikut bergabung bersama Menwa dan tidak memperdulikan semua ejekan dan sindiran tentang hal tersebut diatas. Khibran semakin mantap bahwa keikutsertaan saya di Ukm harus dapat membawa dampak positif dan manfaat bagi masyarakat umum dan negara Indonesia.

Teman-teman yang mengejek Khibran karena keikutsertaan Khibran pada Menwa pasti akan mesnyesal. Mengapa saya tidak mengikuti Ukm Menwa seperti halnya dengan Khibran, karena Menwa mempunyai banyak manfaat bagi diri sendiri, masyarakat dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Tulisan ini saya buat untuk menjawab serentetan pertayaan diatas dan untuk memantapkan saya dalam bergabung bersama Menwa.

22 Komentar (+add yours?)

  1. marsudiyanto
    Feb 22, 2009 @ 08:07:51

    Menwa ni yee…….

    Balas

  2. khibran
    Feb 23, 2009 @ 12:08:30

    Enggih Pak…
    Pandongane mugi bermanfaat…
    Insya Allah… Amin

    Balas

  3. Liza
    Feb 24, 2009 @ 16:55:19

    Menwa…
    Sbnernya apa siy pr0spek ke depan dr keikutsertaan mahasiswa dalam UKM MenWa?

    Balas

    • zamzam
      Jul 09, 2009 @ 01:45:49

      mnak liza…. klo anda masih penasaran tentangprospek dlm ikut menwa, saya ada usul bagaimana klo kita bertemu dan diskusi masalah ini… ni cp saya 085643624460

      Balas

  4. muhammad irham fuady
    Mar 16, 2009 @ 10:17:50

    wah bran, sory low iki….mung guyon karo edo barang….tak dukung kw dadi menwa…nek iso dadi komandane…dadi nek q nikah q njaluk tulung di handle keamanane…hehehehe
    pie diklate wingi???jos ra??

    Balas

  5. khibran
    Mar 20, 2009 @ 15:54:57

    @Liza
    Setiap Anggota Resimen Mahasiswa dituntut untuk dapat menjadi seorang pemikir dan pejuang…

    Widya Castrena Dharma Sidha

    Balas

  6. khibran
    Mar 20, 2009 @ 15:57:39

    @Irham Fuady

    Salam Komando…

    Balas

  7. Dedy
    Jul 27, 2009 @ 14:36:14

    Lanjutkan perjunganmu kawan. Jangan takut dengan perubahan Zaman. Menwa Tetap Jaya.

    Widya Castrena Dharma Sidha.

    Balas

  8. sumarna
    Agu 23, 2009 @ 11:25:45

    MENWA, baik Pro dan Kontra MENWA TETAP JAYA karena MENWA bukan teroris di hati para MENWA Hanya ada satu tujuan NKRI Harga mati. Lawan semua musuh baik dari dalam maupun dari luar maju terus MENWA………..

    Balas

    • 927
      Sep 01, 2009 @ 16:09:37

      menwa

      dmn ada menwa disitu pasti ada perubahan
      karena pada esensinya mahasiswa ada untuk perubahan???menwa sebagai salah satu komponen, fasilisator, dan fungsional…

      go menwa go

      Balas

  9. hAKIM
    Sep 09, 2009 @ 11:59:07

    MANTAPMANTAPMANTAPMANTAPMANTAPMANTAPMANTAPMANTAPMANTAPMANTAPMANTAPMANTAPMANTAPMANTAPMANTAP

    idealisme dan aksi bela negara, bangun terus dan jangan merasa puas

    Balas

  10. novian triyuwono
    Okt 21, 2009 @ 12:44:39

    tolong jaga nama baik resimen

    Balas

  11. dr.tomi
    Okt 29, 2009 @ 20:33:52

    Saya dokter,thn 1990 sy msk Menwa krn Menwa mengajarkan kedisiplinan,taat pad aturan,dan semangat bela negara,Maju terus menwa

    Balas

  12. Supiat
    Des 03, 2009 @ 17:56:50

    Menwa lahir oleh sjarah namun tdk akan luntur oleh sjarah maju trus kawan hingga titik darah penghabisan. WCDS

    Balas

  13. khibran
    Jul 09, 2010 @ 09:46:12

    Terima kasih semua atas comentnya…
    Memang benara adanya Menwa merubah kambing menjadi MACAN…
    Pejuang Pemikir Pemikir Pejuang…

    Balas

  14. ibnu sahid
    Jul 29, 2010 @ 15:32:16

    jangan menyerah menwa merupakan kesatuan tni yg harus menjaga daerah teritorial indonesia mari berjuang bersama

    Balas

  15. ibnu sahid
    Jul 29, 2010 @ 15:33:54

    jangan menyerah mari berjuang bersama demi pertahanan bangsa kita.WCDS

    Balas

  16. khibran
    Agu 16, 2010 @ 21:29:03

    Siap Pak Ibnu Said….
    Tapi Menwa bukan keatuan dari TNI, bukan komponen cadangan (saat ini), bukan anak dari KemHan… tapi Menwa lebih dari itu, karena Menwa adalah Mahasiswa++++ yang dibekali sikap dan sifat kepemimpinan, disiplin, loyalitas, tangungjawab dan setia kepada Bangsa dan Negara…

    Balas

  17. amir
    Des 16, 2011 @ 19:56:56

    saya setuju menwa sangat bermanfaat baik untuk diri sendiri maupun orang lain insya allah…………….

    Balas

  18. eighTsuN
    Jun 05, 2013 @ 13:22:44

    Menwa, oke kita punya alasan yang sama.

    Salam dari Menwa Universitas Borobudur

    http://menwaunbor.org

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: