BERSATU ITU LEBIH BAIK…..

….Media Cetak Komunitas yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta ini sebaiknya bersinergi, saling melengkapi dan saling mengayam satu sama lain dalam sebuah Paguyuban agar lebih maksimal dalam berkontribusi terhadap kemajuan masyarakat……

Sungguh sangat istimewa Jogja ini, selain keistimewaan pemimpinnya (Gubernur adalah Sultan Ngayogyakarta Hadiningrat), ternyata Yogyakarta mempunyai keistimewaan-keistimewaan lain. Keistimewaan tersebut adalah Daerah Istimewa Yogyakarta diakui sebagai salah satu pusat dari pengembangan kebudayaan di Indonesia.

Langgam budaya yang berkembang di Daerah Istimewa Yogyakarta dari upacara/ perayaan tradisional, ketoprak, wayang kulit, mocopatan, hingga hip hop jawa ada di Daerah Istimewa Yogyakarta ini. Bahkan budaya daerah lain mampu berkembang di bumi Mataram ini. Hal tersebut merupakan proses kreasi lokal yang tetap syarat dengan nilai pendidikan dan agama. Semua komponen masyarakat Yogyakarta senantiasa bersatu padu, untuk melestarikan kebudayaan yang sudah ada sebelum Republik Indonesia lahir, termasuk tetap bersatu padu untuk mempertahankan Gubernur adalah Sultan Ngayogyakarta Hadiningrat.

Daerah Istimewa Yogyakarta semakin istimewa dengan disahkannya Undang-Undang No 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta. Keistimewaan tersebut dapat terlihat dari kewenangan Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai daerah otonom yang istimewa, yang meliputi; (1) tata cara pengisian jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur; (2) kelembagaan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta; (3) kebudayaan; (4) pertanahan dan (5) tata ruang.
Mengenai poin ketiga (kebudayaan), Undang-Undang Keistimewaan juga mengutamakan terciptanya pemeliharaan dan pengembangan kebudayaan sebagai hasil dari cipta, rasa, karsa dan karya yang berupa nilai-nilai, pengetahuan, norma, adat istiadat, benda, seni, dan tradisi luhur yang mengakar dalam masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta. Tulis-menulis juga merupakan kebudayaan yang di dalamnya mengandung nilai-nilai, pengetahuan serta dapat dijadikan sarana menyebar luaskan informasi dan ilmu kepada seluruh masyarakat.

Kebudayaan juga mengutamakan terciptanya pemeliharaan dan pengembangan sebagai hasil dari cipta, rasa, karsa dan karya yang berupa nilai-nilai, pengetahuan, norma, adat istiadat, benda, seni, dan tradisi luhur yang mengakar dalam masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta. Tulis-menulis juga merupakan kebudayaan yang di dalamnya mengandung nilai-nilai, pengetahuan serta dapat dijadikan sarana menyebar luaskan informasi dan ilmu kepada seluruh masyarakat.
Melihat fenomena bahwa banyak potensi dari penduduk Daerah Istimewa Yogyakarta yang mempunyai kompetensi di bidang kepenulisan serta banyaknya media cetak komunitas yang mengembangkan budaya tulis-menulis, baik media online maupun media cetak independent. Tentunya potensi yang begitu besar tersebut harus terus dikembangkan dan dimaksimalkan, agar mampu menjadikan Daerah Istimewa Yogyakarta semakin istimewa. Hal tersebut mengingat beberapa media cetak komunitas di Daerah Istimewa Yogyakarta kurang mampu survive dalam mengembangkan media komunitasnya. Banyak sekali kendala yang membuat media cetak komunitas tersebut tidak mampu mengembangkan potensi yang ada. Media cetak komunitas yang ada hanya mampu bertahan selama beberapa bulan saja. Hal tersebut dikarenakan kurangnya manajemen yang ideal dalam menata media komunitasnya.

Untuk itu, Media Cetak Komunitas yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta ini sebaiknya bersinergi, saling melengkapi dan saling mengayam satu sama lain dalam sebuah Paguyuban agar lebih maksimal dalam berkontribusi terhadap kemajuan masyarakat……

Paguyuban Media Cetak Komunitas Daerah Istimewa Yogyakarta bertujuan untuk memfasilitasi, mendekatkan dan mengkoordinasikan media komunitas yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta agar mampu memaksimalkan potensinya serta mampu menjadi media komunitas yang ideal, sehingga mampu bertahan dalam mengembangkan media komunitasnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: