Cerita Anak Bajang Untuk Pemenang

“Jika kami yang memenangkan perang, kalian yang akan duduk di kursi pesakitan ini. Kalianpun akan kami jatuhi hukuman mati. Sayang, kami yang kalah dalam perang” (Herman Goring #NuremburgTrial1945)

Ya, di setiap pertarungan ada pemenang….
Dalam kompetisipun ada pemenang…..
Tapi, setiap pemenang seakan berubah menjadi tiran…
Pemenang menetapkan peraturan…
Peraturan untuk melanggengkan kekuasaan….
Kekuasaan untuk menindas siapa yang melawan….
….

Apakah sudah begini tabiat manusia yang jadi pemenang???
Resi berubah menjadi tangan besi…..
Begawan menjelma Brekasakan…..
Samiaji berubah bengis dan kejam setelah tahu kabar kemenangannya….
Membunuh seluruh sisa Kurawa adalah perintah pertamanya ketika menjadi Raja Hastina..
…..
Di tanah air ini juga….
Pemenang dan pembunuh tak jauh beda…
Rezim baru membantai rezim lama….
Tujuh Bintang dan jutaan simpatisan ditanam di lubang buaya….
Pemenang seakan tak ingat akan adanya karma…..
….
Hai Kau yang sekarang duduk di Istana!!!
Hai Kau yang sekarang menjadi pemenang!!!
Tak perlu kau meniru Yudisthira ataupun Orba….
Berbuatlah adil pada semua…
Bersikaplah adil sejak dalam pikiran….
Ya, bersikaplah adil sejak dalam pikiran….
Ya, bersikaplah adi sejak dalam pikiran….
Ya, bersikaplah adil sejak dalam pikiran….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: